Thursday, March 10, 2016

Hukuman sebat, ditolak oleh barat , namun mula diterima apabila diutarakan oleh bukan Islam

 Hukuman Cambuk; Ditolak Barat Diakui Ilmuwan

Hukuman Cambuk; Ditolak Barat Diakui Ilmuwan
Hukuman Cambuk; Ditolak Barat Diakui Ilmuwan
(lasdipo.co) Koran terkenal Inggris, Daily Mail (sebuah harian liberal yang tidak mempercayai ajaran-ajaran islam) merilis sebuah artikel bertanggal 7 januari 2013 mengenai metode baru terapi penyimpangan seksual dan kecanduan narkotika atau miras…yaitu dengan mendera atau memukul si pasien beberapa kali deraan pada punggungnya, hal ini berefek positif dalam penyembuhan kecanduan tersebut.
Para ilmuwan Rusia mengatakan bahwa metode ini memberikan hasil yang efektif padahal kebanyakan metode-metode terapi tradisional lainnya tidak menunjukkan efektifitasnya. Lalu apa rahasia dibalik terapi ini?
Dr German Pilipenko menguatkan bahwa ia pernah mengobati lebih dari 1000 pasien dengan metode tersebut, bahkan banyak orang yang datang dari negara-negara yang jauh untuk memanfaatkan terapi ini!!
Ilmuwan Siberia ini mengatakan bahwa memukul orang yang memiliki kelainan seksual bertujuan untuk membebaskannya dari penyakit yang dideritanya, memiliki andil dalam mengeluarkan kadar Endorphins dari otak, ia adalah sebuah zat yang berpengaruh terhadap rasa bahagia, menjadikan si pecandu merasakan kebahagiaan yang akan membantunya melepaskan ketergantungan dari seksual menyimpang atau mengkonsumsi narkotika.
Para psikolog mengatakan: Metode ini merupakan salah satu jenis hukuman fisik atas perilaku menyimpang yang dilakukan oleh para pecandu miras atau zina, mereka akan segara menyadari dosanya dan bahwa apa yang mereka lakukan adalah sebuah kesalahan besar yang harus dihindari dan tidak pernah diulangi lagi. Metode ini terbukti efektif dan telah digunakan oleh para terapis ratusan tahun silam.
Dr Sergey Speransky, direktur kajian biologi di Novosibirsk Institute of Medicine, mengakui bahwa metode cambukan dengan tongkat atau cemeti pada punggung sangat efektif untuk mengobati penyakit depresi dan perasaan dihantui dosa.
Terapi cambuk atau pukulan akan mempengaruhi tempat-tempat tertentu dalam otak si pecandu narkotika, sebagai contoh. Dan jika terapi ini dilakukan secara teratur maka dengan mudah si pasien dapat terbebas dari kecanduan.
Sekarang mari kita sedikit bertanya:
Mengapa barat dapat menerima metode terapi apa saja walaupun berbentuk cambukan 100 kali bagi si pecandu! Mereka mempraktekkan dan mengkampanyekannya selama tidak terkait dengan islam? Tetapi mengapa mereka menolak ajaran apapun yang diserukan oleh islam, dan perlu diketahui bahwa ajaran-ajaran islam lebih manusiawi, dan tidak menunggu si pelaku zina sampai pada tahap kecanduan terlebih dahulu?
Kita mengetahui bahwa Allah Ta’ala mengantisipasi fenomena penyelewengan seksual dari akarnya sebagaimana disebutkan dalam ayat yang mulia: (Perempuan dan laki-laki pezina maka hendaklah setiap orang dari keduanya dicambuk sebanyak 100 kali cambukan) [An Nuur: 02]. Hukuman ini akan mensucikan si pezina, memberi efek jera bagi yang lain, dan mencabut fenomena pergaulan bebas dari akarnya.. juga akan menyelamatkan jutaan pemuda dari penyakit yang menyebar luas ini.
Akan tetapi barat enggan menerima terapi apapun yang datang dari jalan islam, dan kita dapat melihat hari ini bagaimana mereka menerima terapi serupa (Dengan pukulan atau cambukan) karena datang dari Rusia, karena dari orang-orang bukan muslim… Subhaanallah!
Dengan itu kita dapat mengatakan
1. Terapi permasalahan perzinaan dan miras melalui cambukan pada punggung adalah terapi yang benar dan teruji ribuan kali berdasarkan pengalaman para spesialis terapi psikologi dan kecanduan.
2. Adanya hukuman atau had ini dalam Kitabullah Ta’ala (had bagi peminum miras dan pezina baik laki-laki atau perempuan)…menunjukan bahwa ia adalah kitab yang diturunkan dari Allah Ta’ala, tidak sebagaimana yang mereka klaim bahwa Allah memerintahkan untuk melakukan kekerasan dan melanggar hak-hak kemanusiaan.
3. Penerapan had zina akan menyelamatkan jutaan orang dari kematian yang disebabkan oleh penyakit seksual ganas, akan menghemat milyaran uang yang dikeluarkan untuk mengobati penyakit-penyakit ini, serta akan menyelamatkan jutaan keluarga dari keretakan dan kekerasan dalam rumah tangga dan masalah-masalah lain yang bahkan kadang-kadang bisa menyebabkan pada bunuh diri.. Manakah yang lebih baik: 100 cambukan atau kematian dan penyakit?
Perlu diketahui bahwa biaya “sekali terapi” pada dokter spesialis di Rusia adalah 60 USD (-/+ 1 juta rupiah), padahal islam memberikan terapi ini secara gratis.. Subhaanallah!
4. Pengakuan para terapis spesialis kejiwaan bahwa cambukan bagi pasien penyelewengan seksual memberikan hasil yang baik dalam terapi, menguatkan kemukjizatan Al Qur’an dalam hukuman zina!! Kemukjizatan Al Qur’an tidak terbatas hanya pada bukti-bukti ilmiah atau bahasa saja, bahkan kemukjizatan pada penerapan hudud.
Boleh jadi kita akan segera menemukan penelitian mereka akan pentingnya potong tangan bagi pencuri untuk mengobati fenomena pencurian dari akar-akarnya.. Kalau kita melihat sebuah negara seperti Amerika Serikat, sebagai contoh, niscaya kita akan mendapatkan adanya ratusan ribu kasus pencuriaan, walaupun berbagai macam bentuk hukuman diterapkan akan tetapi kejahatan pencurian tersebut tambah merajalela. Dunia tidak akan mendapatkan hukuman yang lebih manusiawi daripada memotong tangan pencuri untuk menangani penyakit ini dan menumpas kerusakan dari akar-akarnya.. Allah Ta’ala berfirman: “Pencuri laki-laki dan pencuri wanita maka hendaklah kedua tangan mereka dipotong sebagai balasan atas apa yang mereka perbuat dan sebagai hukuman dari Allah, dan Allah maha mulia lagi maha bijaksana” [Al Maidah:38]. Inilah hikmah Allah Ta’ala maka dimanakah hikmah yang dimiliki manusia?
Sebagai penutup, agama ini hadir sebagai rahmat bagi semesta alam, dan kita tidak akan kaget ketika perang semakin keras diarahkan kepada islam maka islam akan semakin bertambah menyebar terutama di negara-negara barat dimana masyarakat mendapatkan kenikmatan berupa kebebasan berfikir dan berkeyakinan.. Ini adalah bukti nyata bahwa manusia berakal jika diberi kebebasan berkeyakinan niscaya ia akan memilih agama yang lurus ini. (alKuhail/lasdipo)
Rep: Ahmad Rasyid
Editor: Ahmad Rasyid
Berita di Lasdipo.com juga dapat dibaca melalui perangkat mobile anda di m.lasdipo.com


 

Tuesday, December 29, 2015

2 kerja

Assalamaualaikum  wbt.

Ketika ini ramai yang terdesak, alasan kegelutan ekonomi dunia penyebab kenaikan harga berbagai jenis barang, untuk menyedapkan diri kita tunding saja jari kearah menteri menteri dan Perdana Menteri.

Namun ada menteri ini memberi idea yang 'bernas'  namun dia 'sengaja ' buat silap dalam kenyataannya.


Malam tadi 28 Dis 2015 jam 10.30 mlm, perjalanan pulang dari rumah Mak Ayah di kg. melalui jalan Pendang ke Langgar. Seperti tiada kegawatan ekonomi, ramai yang menjamu selera di gerai gerai dan ramai yang masih bermain sepak raga dan futsal. Menjamu selera saya boleh terima sebagai keperluan, namun bermain hingga lewat malam, sesuatu yang sukar untuk saya terima , dalam 'kegawatan ekonomi'.

Berbalik kepada buat dua kerja, orang menoreh buat satu kerja, lepas menoreh biar saja susu getah kering, esok lusa pergi pungut,  petang dia duduk saja, bersembang, main, tahan burung atau tidur saja.

Bagaimana kalau selepas menoreh  bersihkan kebun, potong rumput, potong kayu, susun kayu getah yang reput. (lihat kebun getah semak atau bersih ?)

Pohon getah menyerap baja dan akan bersaing dengan semak samun lain, produktivi getah akan menurun.

Waktu malam , kalau rajin dan ada kreativiti. Petani, penoreh boleh fikirkan bagaimana menambah pendapatan atau setidaknya tak perlu beli. Tebang saja buluh yang boleh didapati secara percuma, rautkan untuk dibuat box mengail atau dibuat taut untuk dijual,  sudah tentu ada hasil nya sendiri walau sedikit, berbanding hanya menyepak bola sampai ke malam.

Mengumpul botol plastik dan apa saja yang boleh dijual, mungkin nampak macam jatuh maruah, tetapi perlu ingat, memberitahu "nak buat macam mana saya tak ada duit" lebih menjatuhkan maruah.

Rezeki sememangnya ditentukan oleh Allah swt. namun usaha adalah jalan penyelesaian. Buatlah berbagai kerja sudah tentu ada hasilnya. Laman rumah yang luas serai serumpun tak mampu di tanam, apa sebenarnya yang nak saya kata ?.

Salah, bukan malas.....

Kuat kan usaha, kita ubah diri sendiri supa 'kegawatan ekonomi" kurang mencengkam diri


Friday, December 11, 2015

Bagaimana dengan ahli PAS

Assalamualaikum wbt.

PAS dan UMNO akan bekerjasama, nampak macam elok sahaja.

Sekian lama kami diasuh untuk menentang UMNO, diajar kata kata untuk ditujukan kepada UMNO. Ditanamkan dlm minda UMNO dijalan yg salah dan berbagai lagi. Kini jika lah benar, PAS dan UMNO bersatu membentuk satu pakatan, atau masuk dlm pakatan sedia ada BN, jadi sia sia lah perjuangan selama ini.

Adakah ustaz ustaz dalam PAS akan menjilat kata-kata mereka yang dahulu, atau ustaz berdiam diri kerana tuan guru dah kata perjuangan PAS pasti dapat ganjaran diakhirat, hanya pas Parti yang menjadikan Islam matlamat perjuangan.

Namun saya percaya, ramai ahli PAS kini sudah menjadi harum manis, berbanding menjadi tembikai.

Monday, October 26, 2015

Keusahawanan Sosial Memperkasa Pembangunan Ummah



Baru-baru ini saya telah membentangkan satu cadangan kepada beberapa pihak tentang Keusahawanan Sosial (Social Entrepreneurs), sebagai kaedah strategik memperkasa pembangunan sosial masa kini. Saya percaya ia merupakan solusi terbaik dan kos efektif jangka panjang memerangi gejala sosial, jenayah jalanan dan komersil, gangsterisme, hedonisme termasuk penyalahgunaan dadah melalui kesedaran remaja dan masyarakat seluruhnya. Namun, saya mendapati ada yang masih kurang jelas tentang maksud Keusahawanan Sosial itu sendiri.


Keusahawanan sosial

Apa Itu Keusahawanan Sosial

Masih ada pihak menyangka Keusahawanan Sosial itu sama sahaja dengan maksud keusahawanan yang biasa kita dengar, sedangkan ia sebenarnya membawa intrepitasi yang lebih mendalam. Ia bukan sekadar usaha yang cenderung kepada pemantapan ekonomi tetapi juga merancang kepada kelestarian sosial agar kesejahteraan sosio-ekonomi negara dapat membangun secara harmoni dan sejahtera.

Seperti yang kita sedia maklum, usahawan merupakan individu yang kebiasaannya didefinasikan mempunyai perniagaan. Ada juga yang mendefinasikan sebagai ahli perniagaan yang berjaya, kaya dan berpesonaliti. Tanggapan sedemikian tidak boleh dinafikan kerana istilah usahawan itu sendiri seringkali dikaitkan dengan kerjaya perniagaan. Sifat materialistik juga antara faktor segelintir manusia terdorong menceburi bidang keusahawanan. Ada yang berjaya dan tidak kurang juga yang gagal.

Inspirasi melalui keusahawanan itu sendiri sebenarnya telah mencipta penjelmaan Keusahawanan Sosial yang mempunyai definasi lebih luas dari Aktivisme. Usahawan Sosial memerlukan idea, visi dan usaha melangkaui sekadar kekayaan material atau kewangan sebagai sumbangan kepada masyarakat. Saya percaya ia akan menjadi fundamental paling penting dalam konteks asas keusahawanan dan pembangunan ekonomi dalam beberapa tahun akan datang. 
Definasi keusahawanan sosial
Seorang usahawan sosial akan mencipta peluang yang diperolehi bukan sekadar meraih keuntungan tetapi merangka serta menyalurkan usaha memperbaiki sistem masyarakat. Usahawan Sosial mengutamakan misi dan kaedah penyelesaian kepada permasalahan sistem masyarakat sesuai dengan peredaran zaman. Mereka juga lebih terdorong mementingkan pencapaian impak misi sosial melalui usaha yang dirangka dari sekadar meraih kekayaan.


Misi Keusahawanan Sosial Memperkasa Sosio Ekonomi Negara

Memperkasa pembangunan sosial merupakan misi utama ‘social entrepreneurs’. Setiap perlaksanaan misi lebih mementingkan impak pembangunan sosial. Mereka akan senantiasa berusaha menyampaikan mesej dan idea secara beretika, mesra dan berkesan. Seorang usahawan sosal juga sentiasa berusaha menarik agen perubahan serta sokongan pelbagai pihak demi menangani isu-isu yang semakin membarah dalam masyarakat.

Secara jujur saya mendapati bahawa usaha pendekatan merealisasikan pembangunan sosial di Malaysia perlu pengkajian semula agar lebih inovatif, pragmatik dan bersesuaian dengan citra diri generasi muda dalam era IT dan globalisasi ini. Pendekatan yang selaras dengan trending terkini amat perlu diperhatikan agar ia sentiasa releven dan diserap secara effektif kepada golongan yang disasarkan.

Antidot kepada permasalahan sosial boleh diibaratkan sebagai antivirus. Masakan antivirus yang dicipta pada tahun 2001 mampu menangani virus ciptaan terkini tahun 2015. Oleh itu, penglibatan dari semua pihak sememangnya perlu dalam memahami maksud keusahawanan sosial dengan sokongan yang sewajarnya. Ia merupakan antidot paling berkesan mencegah gejala sosial untuk beberapa generasi akan datang.

Keusahawanan Sosial Melahirkan Masyarakat Minda Positif 

Kita boleh lihat pelbagai usaha yang diketengahkan demi menyelamatkan alam sekitar daripada kemusnahan. Melalui kesedaran, kita faham implikasi yang bakal dirasai generasi akan datang sekiranya alam sekitar musnah. Usaha seperti kitar semula dan sebagainya dilakukan pelbagai pihak bagi menjelaskan mesej memelihara alam sekitar. Begitu juga yang perlu dilakukan dalam memperkasa pembangunan sosial. Ada kalangan insan yang perlu dikitar semula dan dibimbing secara berterusan agar kelestarian sosial ini tidak musnah. Hakikatnya, apa yang bakal generasi hadapan kita alami pasti lebih teruk jika nilai-nilai sosial ini musnah sepertimana musnahnya ekologi semulajadi alam seluruhnya.


Siapa itu usahawan sosial

Berdasarkan kaji selidik, generasi muda kini cenderung kepada sifat keusahawanan dalam diri mereka. Sudah sampai waktu semua pihak perlu terlibat menggalakkan kelahiran usahawan sosial secara besar-besaran, membuang sifat kapitalisme dan memperkasa keusahawanan berteraskan Al-Quran dan sunnah secara kreatif dan konduktif dengan arus peredaran zaman.

Saya juga berkecimpung dalam program keusahawanan sosial yang mensasarkan kerjasama pihak. Maklumat lanjut di ruang
PROFIL kepada yang berminat.
Mudah-mudahan setiap rezeki keusahawanan yang diperolehi bersama usaha memperkasa pembangunan sosial ummah membawa erti kejayaan yang lebih bermakna untuk kehidupan di dunia dan akhirat… aamiin.

Thursday, October 22, 2015

MENEROKA USAHAWAN SOSIAL




NOR HARTINI SAAR I  |  25 Mei 2015 12:21 AM
RATA-RATA masyarakat memahami bahawa ukuran kejayaan usahawan adalah melalui keuntungannya dalam perniagaan. Keadaan ini berbeza dengan usahawan sosial di mana kejayaannya bukan setakat diukur melalui keuntungan malah turut diukur melalui manfaat yang dapat dikongsi bersama dengan masyarakat. 

Dengan kata lain memperkasa pembangunan sosio-ekonomi adalah misi utama usahawan sosial mengatasi keuntungan atau kekayaan. Inilah yang dikatakan model usahawan sosial yang dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat amnya.
Ini sejajar dengan tuntutan dan prinsip dalam Islam yang menegaskan amalan perniagaan yang baik bukan sahaja untuk memperoleh keberkatan Allah SWT namun kekayaan yang sebenar-benarnya adalah yang dapat memberi manfaat kepada individu dan masyarakat secara keseluruhannya. 

Dalam Islam, usahawan sosial ini juga amat berkait rapat dengan konsep muamalah kerana menjaga kepentingan ekonomi, alam sekitar, sosial, politik dan pendidikan. 

Secara tidak langsung ini dapat memberi suntikan dalam membantu menyediakan peluang untuk masyarakat menikmati kehidupan yang sihat; penggunaan barangan dan perkhidmatan yang berimbang; menyuburkan hubungan manusia yang berasaskan komuniti yang kukuh dan pe­nyayang; menegakkan prinsip pasaran yang berasaskan peraturan yang baik dan beretika serta menjaga kelestarian alam sekitarnya yang seimbang. 

Justeru, adalah wajar model usahawan sosial ini diteroka oleh golongan muda bagi mewujudkan lebih ramai usahawan muda yang kreatif untuk tampil meneroka bidang baharu ba­gi membantu masyarakat dan persekitaran.
Berbeza dengan usahawan dalam sistem kapitalis yang hanya mementingkan materialistik dan keuntu­ngan perniagaan sendiri ke­rana berasakan mempunyai kekuatan modal. Ini menggambarkan dalam sistem kapitalis yang kaya akan bertambah kaya manakala usahawan baharu sudah tentu ditindas. Jika ke­adaan ini berterusan, ini tidak mungkin dapat menjadikan ekonomi rakyat sejahtera.
Bahkan usahawan yang berkiblatkan kapitalis akan menjadikan kehidupan masyarakat lebih teruk. Kemiskinan semakin parah, kesihatan tidak bertambah baik, kelestarian alam sekitar terjejas dan wujudnya masyarakat yang makin tamak. Natijahnya, kekayaan dunia hanya dinikmati segelintir manusia yang tidak berhati perut dan pada masa sama mengejar pengiktirafan mereka usahawan terulung.

Sehubungan itu, sebagai usahawan sosial yang sudah berjaya mereka adalah digalakkan membantu ahli perniagaan yang baharu untuk memulakan perniagaan. Bantuan ini tidak semestinya dalam bentuk kewangan tetapi juga dalam memberi latihan kemahiran perniagaan, teknikal dan fungsi serta pemantauan agar usahawan baharu ini berjaya.

Dalam perkembangan semasa sebagai contoh, penubuhan Unit Keusahawanan Sosial di bawah Pusat Inovasi dan Kreativiti Global Malaysia (MaGIC) adalah satu tindakan yang baik yang dapat menyokong keusahawanan sosial. Ini adalah pusat setempat untuk usahawan sosial memberi inspirasi kepada generasi muda supaya menjadi masyarakat yang aktif, selain meluaskan capaian usahawan sosial sedia ada termasuk menyediakan kemudahan pembiayaan dan kemahiran, bagi melahirkan usahawan muda dalam sektor itu. 

Begitu juga, syarikat berkaitan kerajaan (GLC) yang rata-ratanya diterajui oleh orang Melayu Islam sewajarnya mencontohi konsep perniagaan sosial. Bantulah mereka yang lemah demi kebaikan umat Islam dan seterusnya kebaikan itu bakal dinikmati oleh masyarakat secara keseluruhannya.

PENULIS ialah Pegawai Penyelidik Kanan, Pusat Kajian Ekonomi dan Kemasyarakatan, Institut Kefahaman Islam Malaysia (IKIM).

Monday, September 21, 2015

Penyembelihan Haiwan Paling Kejam

Penyembelihan Haiwan Paling Kejam

Beratus-ratus ribu penganut Hindu berkumpul di sebuah kuil di selatan Nepal pada hari Selasa untuk majlis yang melibatkan penyembelihan lebih 200,000 haiwan, satu perayaan yang telah membuatkan kemarahan penunjuk perasaan bagi pencinta haiwan.

Seorang menteri Nepal berkata ia adalah penyembelihan korban terbesar haiwan di dunia.
Kumpulan hak asasi haiwan dan aktivis termasuk pelakon Brigitte Bardot mengecam acara tersebut, yang berlaku setiap lima tahun di kampung Nepal Bariyarpur, Sky News melaporkan.
Tetapi kerajaan Nepal berkata ia akan meneruskan "tradisi berabad-abad lamanya" dan akan menggunakan polis bersenjata untuk menjaga keamanan, Sky News melaporkan.
Protes telah berlaku di bandar-bandar berhampiran kuil Gadhimai dan di Katmandu modal oleh aktivis hak asasi haiwan dan kumpulan-kumpulan agama lain. Walau bagaimanapun, penganjur Hindu enggan menghentikan penyembelihan berkata ia adalah satu tradisi yang berabad-abad lamanya.
"Orang-orang beriman yang mendalam dalam dewi dan mereka percaya bahawa mengorbankan haiwan akan membawa mereka nasib baik dan kemakmuran kepada keluarga mereka," kata Mangal Chaudhary Tharu, seorang imam di kuil Gadhimai, menurut Sky News










Sambut Hari Raya Qurban: Sembelihan, Mereka Yang Terkejut..


MASYA ALLAH, semakin maju penelitian ilmiyah semakin membuktikan Kebenaran Islam. Menjelang Hari Raya Idul Adha atau hari raya kurban, dilarang orang Islam makan daging ternakan tanpa disembelih. 

Ternyata syariat Islam ini membuat orang barat terkejut.

Sila semak penelitian ini.

1. Rasulullah tak pernah belajar cardiology tapi syari'atnya membuktikan penelitian ilmu moden.

2. Melalui penelitian ilmiah yang dilakukan oleh dua staf ahli peternakan dari Hannover University, sebuah universiti terkemuka di Jerman. Yaitu: Prof.Dr. Schultz dan koleganya, Dr. Hazim. Keduanya memimpin satu tim penelitian terstruktur untuk menjawab pertanyaan: manakah yang lebih baik dan paling tidak sakit, penyembelihan secara Syari’at Islam yang murni (tanpa proses pemingsanan) ataukah penyembelihan dengan cara Barat (dengan pemingsanan)?

3. Keduanya merancang penelitian sangat canggih, mempergunakan sekelompok sapi yang telah cukup umur (dewasa). Pada permukaan otak kecil sapi-sapi itu dipasang elektroda (microchip) yang disebut Electro-Encephalograph (EEG). Microchip EEG dipasang di permukaan otak yang menyentuh titik (panel) rasa sakit di permukaan otak, untuk merekam dan mencatat derajat rasa sakit sapi ketika disembelih. Di jantung sapi-sapi itu juga dipasang Electro Cardiograph (ECG) untuk merekam aktivitas jantung saat darah keluar karena disembelih.

4. Untuk menekan kesalahan, sapi dibiarkan beradaptasi dengan EEG mahupun ECG yang telah terpasang di tubuhnya selama beberapa minggu. Setelah masa adaptasi dianggap cukup, maka separuh sapi disembelih sesuai dengan Syariat Islam yang murni, dan separuh bakinya disembelih dengan menggunakan metode pemingsanan yang diadopsi Barat.

5. Dalam Syariat Islam, penyembelihan dilakukan dengan menggunakan pisau yang tajam, dengan memotong tiga saluran pada leher bahagian depan, yakni: saluran makanan, saluran nafas serta dua saluran pembuluh darah, iaitu: arteri karotis dan vena jugularis.

6. Patut pula diketahui, syariat Islam tidak merekomendasikan metoda atau teknik pemingsanan. Sebaliknya, Metode Barat justru mengajarkan atau bahkan mengharuskan agar ternak dipingsankan terlebih dahulu sebelum disembelih.

7. Selama penelitian, EEG dan ECG pada seluruh ternak sapi itu dicatat untuk merekam dan mengetahui keadaan otak dan jantung sejak sebelum pemingsanan (atau penyembelihan) hingga ternak itu benar-benar mati. Nah, hasil penelitian inilah yang sangat ditunggu-tunggu!

8. Dari hasil penelitian yang dilakukan dan dilaporkan oleh Prof. Schultz dan Dr. Hazim di Hannover University Jerman itu dapat diperoleh beberapa hal sbb.:

Penyembelihan Menurut Syariat Islam

Hasil penelitian dengan menerapkan praktek penyembelihan menurut Syariat Islam menunjukkan:

Ke1
Pada 3 detik pertama setelah ternak disembelih (dan ketiga saluran pada leher sapi bagian depan terputus), tercatat tidak ada perubahan pada grafik EEG. Hal ini berarti bahwa pada 3 detik pertama setelah disembelih itu, tidak ada indikasi rasa sakit.

Ke2
Pada 3 detik berikutnya, EEG pada otak kecil merekam adanya penurunan grafik secara bertahap yang sangat mirip dengan kejadian deep sleep (tidur nyenyak) hingga sapi-sapi itu benar-benar kehilangan kesadaran. Pada saat tersebut, tercatat pula oleh ECG bahawa jantung mulai meningkat aktivitinya.

Ke3
Setelah 6 detik pertama itu, ECG pada jantung merekam adanya aktiviti luar biasa dari jantung untuk menarik sebanyak mungkin darah dari seluruh anggota tubuh dan memompanya keluar. Hal ini merupakan refleksi gerakan koordinasi antara jantung dan sumsum tulang belakang (spinal cord).

Pada saat darah keluar melalui ketiga saluran yang terputus di bagian leher tersebut, grafik EEG tidak naik, tapi justru drop (turun) sampai ke zero level (angka nol). Hal ini diterjemahkan oleh kedua peneliti ahli itu bahwa: “No feeling of pain at all!” (tidak ada rasa sakit sama sekali!).

Ke4
Kerana darah tertarik dan terpompa oleh jantung keluar tubuh secara maksimal, maka dihasilkan healthy meat (daging yang sehat) yang layak dikonsumsi bagi manusia. Jenis daging dari hasil sembelihan semacam ini sangat sesuai dengan prinsip Good Manufacturing Practise (GMP) yang menghasilkan Healthy Food.

Penyembelihan Cara Barat

Ke1 
Segera setelah dilakukan proses stunning (pemingsanan), sapi terhuyung jatuh dan collaps (roboh). Setelah itu, sapi tidak bergerak-gerak lagi, sehingga mudah dikendalikan. Oleh kerana itu, sapi dapat pula dengan mudah disembelih tanpa meronta-ronta, dan (tampaknya) tanpa (mengalami) rasa sakit.

Pada saat disembelih, darah yang keluar hanya sedikit, tidak sebanyak bila disembelih tanpa proses stunning (pemingsanan).

Ke2
Segera setelah proses pemingsanan, tercatat adanya kenaikan yang sangat nyata pada grafik EEG. Hal itu mengindikasikan adanya tekanan rasa sakit yang diderita oleh ternak (karena kepalanya dipukul, sampai jatuh pingsan).

Ke3
Grafik EEG meningkat sangat tajam dengan kombinasi grafik ECG yang drop ke batas paling bawah. Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan rasa sakit yang luar biasa, sehingga jantung berhenti berdetak lebih awal. Akibatnya, jantung kehilangan kemampuannya untuk menarik dari dari seluruh organ tubuh, serta tidak lagi mampu memompanya keluar dari tubuh.

Ke4
Kerana darah tidak tertarik dan tidak terpompa keluar tubuh secara maksimal, maka darah itu pun membeku di dalam urat-urat darah dan daging, sehingga dihasilkan unhealthy meat (daging yang tidak sehat), yang dengan demikian menjadi tidak layak untuk dikonsumsi oleh manusia. Disebutkan dalam khazanah ilmu dan teknologi daging, bahawa timbunan darah beku (yang tidak keluar saat ternak mati/disembelih) merupakan tempat atau media yang sangat baik bagi tumbuh-kembangnya bakteri pembusuk, yang merupakan agen utama merusak kualitas daging.

Bukan Ekspresi Rasa Sakit!

Meronta-ronta dan meregangkan otot pada saat ternak disembelih ternyata bukanlah ekspresi rasa sakit! Sangat jauh berbeda dengan dugaan kita sebelumnya! Bahkan mungkin sudah lazim menjadi keyakinan kita bersama, bahwa setiap darah yang keluar dari anggota tubuh yang terluka, pastilah disertai rasa sakit dan nyeri. Terlebih lagi yang terluka adalah leher dengan luka terbuka yang menganga lebar…!

Hasil penelitian Prof. Schultz dan Dr. Hazim justru membuktikan yang sebaliknya. Yakni bahawa pisau tajam yang mengiris leher (sebagai syariat Islam dalam penyembelihan ternak) ternyata tidaklah ‘menyentuh’ saraf rasa sakit. Oleh sebab itu kedua peneliti ahli itu menyimpulkan bahawa sapi meronta-ronta dan meregangkan otot bukanlah sebagai ekspresi rasa sakit, melainkan sebagai ekspresi ‘keterkejutan otot dan saraf’ saja (iaitu pada saat darah mengalir keluar dengan deras).

Mengapa demikian? Hal ini tentu tidak terlalu sulit untuk dijelaskan, kerana grafik EEG tidak membuktikan juga tidak menunjukkan adanya rasa sakit itu.

Subhanallah… Memang selalu ada jawaban dari setiap pertanyaan tentang kebenaran Islam. Selalu ada penguatan Allah dari setiap adanya usaha pelemahan dari musuh DienNya yang mulia ini.

Sebenarnya, sudah tidak ada alasan lagi menyimpan rasa tidak tega melihat proses penyembelihan kurban, kerana sudah tahu bahawa haiwan ternak tersebut tidak merasakan sakit ketika disembelih.

Dan yang paling penting, dapat mengerti hikmah dari salah satu Syariah Islam dan keberkahan yang tersimpan di dalamnya. (IH)